Jumat, 17 Februari 2012

rindu ayah

Smasa kcil qu blm Mngerti
ap arti Pngorbnan seorg ayh
sllu brjuang dmi kbutuan anak@
tnpa Mngenal wktu
ayh rela dihina & d maki
dmi anak2@

Ayah
kini Qu sdari bTpa berrti@ dirimu
kRn anakmu kini sdah Mnjadi seorg jujur & brbakti
Ayah
saat detik kpergianmu
menghembus nafas trakhir
qu sprti t"prcya
krn bbrp detik
engkau tlah prgi ntuk slma@
Ayah
mfkan ankmu ini
yg blm mmpu Mmbahgiakn dirmu
diwktu hdup & tuamu
Ayah
btpa ankmu kehilngan * sllu terbyang wjahmu sersa engkau msh brsma qu

Ya As- sami’………
Engkau maha Mndengar
Prkenankn Prmohnan qu
Ya Al-Ghafur………
ampuni dosa * kesalhn ayahqu
smsa hdup * mTi@
Ya Al-Maajid………..
temptkan ia pd kemuliaanMu
krn disisiMu t4 kmuliaan kami

Ayah
qu anakmu
kini hnya dpt Mndo’aanmu
smga engkau Tnang disisiNya
Amiiiiiiiin…………

Jumat, 13 Januari 2012

cinta yang kekal

YA RABBI YA TUHANKU..."
engkau y” Maha Tahu Ya Allah
engkau y” telah memberi jln mana y” harus qu tempuh
engkau t'pernah membiarkan diriku sendiri menempuh jlnMu
engkau juga y” tlah menanamkan cinta dalam jiwa ini
engkau slalu menjaga cinta ini sbagaimna engkau menjaga jiwa ini
T'ada setalipun tempat aQu bergantung melainkan taliMu Ya Allah
t'akan satupun pintu y” Qu ketuk selain pintuMu Ya Allah
YA RABBI YA TUHANKU Yang Maha Pengasih & Maha Penyayang...."
dibawah lindungang ka'bah,
aQu serahkan cinta dan jiwa ini kembali kepdaMu

cinta yang dinanti


cinta..."
aq beranikan menulis surat ini dgn keyakinan
bahwa surat ini akn dibwa kermah@
mana aqu tau disanalah kau akan tiba
setiap pagi aqu terbangun dgn air damaTa
bukan karena aqu memberi kecintaan
bukan juga dgn hidup y” t'berpihak dgn qiTa
tapi karena raSa sYukur bahwa Dia maci memberi qu NAFAS..."
NTuk kembali menungguMu
dan dicinilah aqu cinta menungguMu
satu2_@ perempuan y” aqu bayangkan
akan menjadi pendampingku
perempuan y” mencintai qu & aqu mencintainya 
cinta..."
jika benar2 itu biza membuktikan
 biarlah Allah membuka pintu lain bagi qita
dimana ssuatu berbeda dgn y” lain
dan semoga org lain meridhoi cinta qita
qita punya Allah y” merstuinya
 
Karya Sastra, Erlia Rahmad
Ulee Kareng, 13 Januari 2012