Kamis, 15 September 2011

P l a n i n g


Planning tidak sama dengan plan. "Plans are nothing but planning is everything". Sering kita diminta untuk membuat planning tetapi kenyataannya yang dibuat hanyalah plan. Planning berarti harus menjabarkan dalam bentuk program dan aktifitas. Jika kita mengatakan ingin ada seksi Humas, seksi Acara dan lain-lain, ini baru plan saja. Tetapi kalau sudah dirumuskan siapa yang akan melaksanakannya, berapa biayanya, dari mana alokasi dananya dan seterusnya yang itu semua sudah disusun dengan lengkap, maka inilah yang disebut dengan planning. Jadi jelas sudah bahwa kita harus mulai dari visi & misi, kemudian menetapkan goal & objectives, lalu menyusun strategi, dan kemudian dituangkan ke dalam planning yang memuat program dan aktifitasnya. Setelah itu, baru menyusun Struktur Organisasi.
Kesalahan yang sering terjadi dalam suatu organisasi, yaitu struktur organisasi sudah ada terlebih dahulu, baru kemudian menyusun strategi berdasarkan struktur yang ada. Inilah perangkap yang sering terjadi, yaitu strategi dibuat mengikuti struktur yang ada, padahal yang seharusnya adalah menyusun strategi terlebih dahulu, baru setelah itu menyusun struktur yang sesuai untuk mengimplementasikan strategi yang telah disusun. Inilah mekanisme pembentukan organisasi yang benar, yang dalam dunia manajemen disebut sebagai "Structure Follow Strategy".
Sudahkah terbentuk visi dan misi Ikatan-Ikatan Alumni MIN kita? Mengapa disebut Ikatan-Ikatan? Seperti yang kita tau ternyata sekolah kita punya beberapa Ikatan Alumni berdasarkan angkatan. Inilah PR tambahan kita bersama, menyita pemikiran lebih lanjut perlukah Ikatan-ikatan alumni tersebut kita buat dalam satu wadah?!!"...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar