Planning tidak sama dengan plan.
"Plans are
nothing but planning is everything". Sering kita diminta untuk
membuat planning tetapi kenyataannya yang dibuat hanyalah plan. Planning
berarti harus menjabarkan dalam bentuk
program dan aktifitas. Jika kita mengatakan ingin ada seksi Humas, seksi
Acara dan lain-lain, ini baru plan saja. Tetapi kalau sudah dirumuskan siapa
yang akan melaksanakannya, berapa biayanya, dari mana alokasi dananya dan
seterusnya yang itu semua sudah disusun dengan lengkap, maka inilah yang
disebut dengan planning. Jadi jelas
sudah bahwa kita harus mulai dari visi & misi, kemudian menetapkan goal & objectives, lalu menyusun strategi, dan kemudian dituangkan ke
dalam planning yang memuat program dan aktifitasnya. Setelah itu, baru menyusun
Struktur Organisasi.
Kesalahan yang sering terjadi dalam suatu organisasi, yaitu struktur
organisasi sudah ada terlebih dahulu, baru kemudian menyusun strategi
berdasarkan struktur yang ada. Inilah perangkap yang sering terjadi, yaitu strategi dibuat mengikuti struktur yang ada, padahal yang
seharusnya adalah menyusun strategi terlebih dahulu, baru setelah itu menyusun
struktur yang sesuai untuk mengimplementasikan strategi yang telah disusun.
Inilah mekanisme pembentukan organisasi yang benar, yang dalam dunia manajemen
disebut sebagai "Structure
Follow Strategy".
Sudahkah terbentuk visi dan misi Ikatan-Ikatan Alumni MIN kita? Mengapa
disebut Ikatan-Ikatan? Seperti yang kita tau ternyata sekolah kita punya
beberapa Ikatan Alumni berdasarkan angkatan. Inilah PR tambahan kita bersama,
menyita pemikiran lebih lanjut perlukah Ikatan-ikatan alumni tersebut kita buat
dalam satu wadah?!!"...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar